Magister Manajemen

AGU
24

ICOBBI 2019= Skill dan Inovasi Jadi Solusi Tantangan Bisnis di Era Digital

Sabtu, 24 Agustus 2019     Dilihat: 831

Zaman serba digital masuk di semua sektor kehidupan, tidak terkecuali di bidang bisnis dan perbankan. Tentunya banyak tantangan yang harus dihadapi agar bisnis yang dijalankan tetap eksis meski ada perubahan secara massif. Kondisi tersebut akhirnya menggerakkan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (Himapas) Magister Manajemen STIE Perbanas Surabaya.

Untuk pertama kalinya, mereka menggelar acara International Conference of Business and Banking Innovations (ICOBBI), pada Sabtu, 24 Agustus 2019. Bertempat di Novotel Samator Surabaya, Jl. Raya Kedung Baruk No.26-28 Rungkut, Surabaya, tepatnya di Ruang Helium lantai 3, kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah hingga luar negeri.

Idha Sudianto, selaku Ketua Himapas STIE Perbanas Surabaya, menerangkan kegiatan International Conference ini merupakan bentuk kontribusi insan pendidikan dalam menjawab tantangan di bidang bisnis dan perbankan.

”Kegiatan ini dibuka karena sebagai bentuk kontribusi dalam memberikan solusi atas tantangan di bidang bisnis dan perbankan,” terang Idha

Pihaknya menegaskan, acara ini diselaraskan dengan perkembangan teknologi, diperlukan inovasi digital sehingga eksistensi bisnis dan perbankan tetap jadi rujukan nasional maupun internasional.

Sementara itu, Ketua Program Magister Manajemen, Prof. Dr. Tatik Suryani, Psi., M.M., sependapat bahwa segala sesuatunya harus mengikuti jaman dan perkembangan teknologi. Dirinya menjelaskan ketika dalam berbisnis para karyawan yang dalam perusahaan bisnis tersebut mau tidak mau dituntut harus lebih kreatif menciptakan skill-nya. ”Ke depan tantangan yang akan hadir adalah hadirnya robot sebagai pengganti manusia dalam mengerjakan segala pekerjaan," paparnya.

Saat ini telah bermunculan banyak Fintech (Financial Technology) dan berkembang di masyarakat. Keberadaan fintech ini bisa membuat masyarakat lebih mengerti untuk berbisnis menabung atau investasi via fintech.

"Meski fintech-fintech bermunculan namun itu bukan hal yang buruk, karena mau tidak mau kita harus menerima masuknya inovasi-inovasi yang baik serta membangun bagi perkembangan dunia bisnis maupun perbankan," tambahnya di sela acara conference.

Perlu diketahui, Conference dengan tema Strategic Challenge of Business and Banking Within an Information Literacy and Innovations Technology, mendatangkan narasumber para ahli dan akademisi dari luar negeri. Adapun narasumber yang didatangkan, Chonlatis Darawong (Sripatum University Chonburi, Thailand) dan Kai Chi (Samuel) Yam, Ph.D. (Assistant Professor of Management at the National University of Singapore Business School) dan Prof. Madya Dr. Reevany Bustami (Universitas Sains Malaysia). (della-eko/humas)

The Leading Business and Banking School