AGU
20

Gerakan Mari Budayakan Menabung Capai Rekor 1000 Celengan

Sabtu, 20 Agustus 2016     Dilihat: 2604

Super Softskill Mentoring (SSM) 2016 tidak pernah kehabisan ide untuk berkiprah dalam pemanfaatan barang-barang bekas menjadi benda bermanfaat. Kali ini, para mentee (dibaca menti, peserta SSM) membuat karya money box atau celengan. Acara bertema ”save our money as save aour earth” ini bertujuan untuk mengajak para masyarakat utamanya peserta didik untuk belajar menambung. Kegiatan yang diberi nama Rekor ini telah berhasil menghasilkan 1.000 buah money box hasil karya mahasiswa STIE Perbanas Surabaya angkatan 2015. Kegiatan Rekor merupakan salah satu dari tiga kegiatan  penting  SSM selain mentoring dan perbanas got talent yang diadakan  pada Sabtu, (20/8), pukul  08.30  bertempat di Auditorium Hall A dan ruang B1 kampus 1 STIE Perbanas Surabaya.

Pada acara Rekor SSM 2016 tahun ini dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA., (Ketua Koordinator Kopertis Wilayah VII Jatim), Herman Halim (Ketua Yayasan Pendidikan Perbanas Jatim), Nining  Febriani, S., Si. (Staf Badan Lingkungan Hidup Pemkot Surabaya), Dr. Lutfi. SE, M.Fin (Ketua STIE Perbanas Surabaya), Dr. Sasongko Budisusetyo, M.Si., (Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan & Kerjasama), Laila Saleh Marta, S.Psi, M, MT., (Ketua SSM 2016), serta dosen dan karyawan STIE Perbanas Surabaya.

Pada rangkaian acara pertama dibuka dengan sambutan oleh wanita yang berdedikasi penuh di Unit Layanan Psikologi, yaitu Laila Saleh Martha yang berperan sebagai ketua pelaksana SSM 2016.  Pihaknya menjelaskan bahwa kegiatan rekor dimaksudkan untuk memantabkan softskill yang diperoleh oleh mahasiswa selama 14 kali tatap muka mentoring selain penghargaan dan apresiasi yang akan didapatkan.

”Tidak mudah untuk menemukan tema yang sesuai yang bisa menggabungkan antara misi yang ada di STIE Perbanas sebagai sekolah bisnis yang turut memperdulikan lingkungan. Untuk bisa membuat rekor tahun ini yaitu inovasi yang dilakukan adalah dengan membuat seribu celengan yang hari ini semoga mendapatkan penghargaan dari Latofi School of CSR, akan tetapi bukan itu yang menjadi tujuan akhir, kami dari tim super softskill mentoring berupaya untuk mengembangkan softskill dari rekan-rekan mahasiswa yang itu adalah amanah dari STIE Perbanas Surabaya untuk mengembangkan softskill mahasiswa sesuai dengan grand desain sofskill” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kopertis Wilayah VII Jatim, Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA menerangkan dari sekian banyak PTS (perguruan tinggi swasta) di Jawa Timur yang berjumlah 331 PTS, yang didengar dan amati yang memperhatikan lingkungan dan mempunyai kegiatan yang konsisten dari tahun ke tahun hanya STIE Perbanas Surabaya. Ungkapan tersebut menunjukkan fakta bahwa STIE Perbanas berkomitmen penuh dalam memperdulikan lingkungan melalui kegiatan SSM dan mempunyai dampak positif untuk  keberlangsungan hidup masyarakat. SSM tahun 2016 dengan target sasaran 1000 celengan yang telah dibuat untuk diserahkan kepada murid Taman Kanak-Kanak agar menumbuhkan budaya menabung dengan mudah dan murah.

Bentuk Celengan yang dibuat bervariasi bentuknya mulai dari babi, anjungan tunai mandiri, pokemon, mobil, jam dinding yang bergambar logo stie perbanas surabya, ular, menara, bintang dan lain lain yang membuat tim penilai merasa kebingungan untuk memutuskan mentor yang akan menjadi pemenang. Tim yang menilai kreativitas mahasiswa terkait celengan adalah sejumlah tamu undangan yang hadir dan beberapa dosen STIE Perbanas Surabaya yang ditunjuk.

Koordinator Program Rekor SSM 2016, Alvians Yuliana menyampaikan bahwa keberhasilan 1000 celengan  tidak lepas dari 915 mahasiswa mentee ditambah dengan 56 mentor serta arahan dari 10 panitia mentor 2015 dan panitia dosen yang terus memberikan arahan untuk kesuksesan rekor SSM 2016. Kesuksesan juga dialami oleh salah satu mentee yaitu Nia Ayuning dari mentor 13, ”SSM harus tetap dilaksanakan karena sejak saya ikut SSM, saya menjadi lebih banyak teman. Lalu saya lebih bisa memompa diri saya sendiri karena disitu kan ada nilai-nilai softskill yang diajarkan selama saya mengikuti SSM untuk kegiatan rekor sendiri, rekor 2016 ini sangat luar biasa karena dari temanya “save our earth as save aour money” yang berguna untuk mahasiswa STIE Perbanas Surabaya dan masyarakat. Manfaat untuk mahasiswa adalah dapat meningkatkan kreativitas dan pengaplikasian softskill  melalui celengan yang dibuat serta dapat melatih kekompakkan antar mentee” ujarnya.

Acara Rekor SSM 2016 akhirnya ditutup dengan pembunyian bel sirine yang dilakukan oleh La Tofi, Dr. Lutfi, M.Fin., dan Laila Saleh, S.Psi., M.MT.,. Sementara pengumuman pemenang diberikan saat penyelenggaraan Perbanas Got Talent yang diselenggarakan pada malam harinya di halaman Kampus 1 STIE Perbanas Surabaya. (Denis)

 

The Leading Business and Banking School



Dapatkan Informasi Disini