AGU
11

Berbagi Ilmu Islamic Entrepreneur Bagi Pelajar dan Mahasiswa

Kamis, 11 Agustus 2016     Dilihat: 1875

Pemuda merupakan pelopor kemajuan bangsa yang nantinya berperan penting dalam membangun Indonesia lebih baik di masa mendatang. Jiwa entrepreneur perlu dibentuk dan ditumbuhkembangkan sejak dini agar mental pemuda lebih siap menghadapi persaingan. Terlebih, akhir-akhir ini konsep syariah tengah merambah hingga dunia bisnis nasional maupun internasional. Dalam rangka membekali para pemuda untuk memiliki jiwa entrepreneur, Program Studi Sarjana Ekonomi Islam STIE Perbanas Surabaya menggelar Seminar Nasional Entrepreneurship dengan tema "How To Be An Islamic Entrepreneur" pada Kamis, (11/8).

 

Bertempat di Ruang Auditorium STIE Perbanas Surabaya, kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 200 peserta mulai dari siswa SMA/SMK/MA se-Jawa Timur, mahasiswa, maupun kalangan umum.  Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur para pemuda yang mengedepankan syariat islami.

 

Ketua STIE Perbanas Surabaya, Dr. Lutfi, SE., M.Fin., memaparkan persaingan bisnis maupun usaha di era globaliasasi ini terbilang cukup sulit. Terlebih, bisnis atau usaha yang berbasis pada ketentuan syariat islami, tentunya dibutuhkan keahlian, strategi, dan wawasan yang luas. ”Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk menambah referensi dalam membuka usaha maupun bisnis yang tentunya sesuai dengan hukum islam yang ditetapkan,” paparnya saat sambutan dan membuka acara.

 

Pembicara yang dihadirkan pun dari kalangan profesional dan sudah menggeluti usaha yang berbasis syariah baik di bidang perbankan syariah maupun bisnis syariah. Dari perbankan syariah, materi disajikan oleh Ilham Wahyudi, S.EI., M.EI., (Direktur Syariah Business Consultant (SBC) BMT Sidogiri) dan bisnis syariah adalah Ir. H. Muhammad Rusli, M.MT.,(Pendiri/Owner PASMIRA). Pada acara tersebut, keduanya dimoderatori oleh Dr. Dra. Ec. Wiwik Lestari, M.Si., (Ketua Prodi Sarjana Ekonomi Islam STIE Perbanas Surabaya).

 

Ditemui usai acara, Ilham Wahyudi, S.EI., M.EI., menuturkan peluang bisnis syariah ini sangat banyak, utamanya pada sistem keuangan itu inkulsif sampai ke desa-desa. Orang yang berjuang ini tentu para pemuda, pasalnya mereka lebih fresh sehingga berpeluang sangat besar. ”Pemuda janganlah seperti air yang diam, namun seperti air yang mengalir. Karena air mengalir menggambarkan sosok pemuda yang memiliki kecakapan untuk mengeksplor kompetensi diri,” jelasnya.

 

Diharapkan kegiatan seminar nasional entrepreneur nantinya dapat menumbuhkan jiwa-jiwa pengusaha bagi pelajar maupun mahasiswa yang menggeluti usaha berbasis pada syariat islam. Jadi, mereka nanti akan siap untuk menghadapi globalisasi yang membutuhkan softskill untuk berkembang lebih maju dan berkompeten. (Eko)

 

The Leading Business and Banking School



Dapatkan Informasi Disini