Pusat Kerjasama Antar Lembaga

FEB
13

Gandeng Dirjen Pajak, STIE Perbanas Surabaya Buka Tax Center

Rabu, 13 Februari 2019     Dilihat: 164

Gandeng Dirjen Pajak, STIE Perbanas Surabaya Buka Tax Center

STIE Perbanas Surabaya menggandeng Direktorat Jenderal Pajak (DJP) membuka Tax Center. Pembukaan tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara Ketua STIE Perbanas Surabaya, Dr. Yudi Sutarso, S.E., M.Si., dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur I, Eka Sila Kusna Jaya di Universitas Widya Mandala Surabaya, Rabu, (13/2).

Eka Sila Kusna Jaya mengatakan Tax Center dijadikan pusat informasi, pendidikan, dan pelatihan, yang memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan mengerti hak dan kewajiban perpajakannya sehingga pada akhirnya dapat mewujudkan kemandirian bangsa. Tujuannya, Tax Center nantinya dapat mendorong dan menyediakan wadah dalam penyelenggaraan kegiatan pengkajian, penelitian, dan sosialisasi perpajakan di lingkungan Perguruan Tinggi.

“Kegiatan ini upaya menghimpun peningkatan penerimaan pajak secara optimal dengan melibatkan stakeholder di seluruh masyarakat. Dalam konteks peresmian Tax Center, pihaknya ingin melibatkan segenap civitas akademika sehingga diharapkan ada sarana untuk mengedukasi siapapun, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga administrasinya,” jelas Eka Sila Kusna Jaya.

Lanjutnya, jumlah Tax Center perguruan tinggi di wilayahnya sudah mencapai 15 tempat. Termasuk 4 Tax Center terbaru, yakni STIE Perbanas Surabaya, Universitas Katholik Widya Manda Surabaya, Universitas 45 Surabaya, dan NSC Surabaya. ”Rencananya mungkin targetnya sekitar 20 universitas yang ada di Surabaya,” tambahnya.

Menurutnya, penambahan tax center ini tidak bisa diukur langsung dengan adanya tax akan berkontribusi terhadap peningkatan pajak. Pasalnya, penanaman kesadaran wajib pajak adalah investasi jangka panjang untuk mengedukasi mahasiswa maupun pelaku dunia pendidikan agar mengambil tanggung jawab dan perannya di pajak.

“Konteksnya adalah membangun kesadaran agar hari demi hari lebih baik lagi. Hal itu kita lakukan melalui perguruan tinggi, dan nanti juga misalnya pajak goes to school, atau apapun program yang melibatkan dari SD, SMP, maupun SMA bukan dari perguruan tinggi,” tegasnya.

Diketahui, sekarang ini sudah hampir 82% pembiayaan bangsa ini sudah ditanggung oleh pajak. Jadi, pihaknya mengajak semua element tertib pajak guna mendukung pembiayaan kehidupan bangsa ini secara mandiri.

Sementara itu, Ketua STIE Perbanas Surabaya, Dr. Yudi Sutarso, S.E., M.Si., menyatakan Tax Center bagi kampus yang dipimpinnya dipandang penting. Nantinya, keberadaan Tax Center STIE Perbanas Surabaya digunakan untuk sosialisasi tentang perpajakan karena mahasiswa juga merupakan calon wajib pajak. Selain itu, bagi dosen maupun karyawan bisa mengetahui bagaimana dengan baik tentang pajak dari sisi niat maupun administrasinya.

”Saya kira bidang ini sangat penting bagi masyarakat untuk mendorong peningkatan wajib pajak. Nantinya tax center ini di bawah naungan program studi akuntansi, baik untuk sosialisasi pajak maupun kajian-kajiannya,” pungkasnya. (Eko.r)

0 MoU Tax Center dan DJP Pajak 8

The Leading Business and Banking School