APR
22

Smart Mengelola Keuangan saat Covid-19 Outbreak

Rabu, 22 April 2020     Dilihat: 327

Wabah Covid-19 telah menjadi nyata dalam kehidupan kita. Banyak sekali dampak yang dialami oleh berbagai segmen kehidupan manusia. Mulai dari kesehatan, pekerjaan, pendidikan, hingga yang paling terasa adalah pundi-pundi rupiah. Setiap orang memiki penghasilan yang berbeda-beda, kendati demikian, pengelolaan yang baik akan memudahkan segala sesuatu yang direncanakan berjalan dengan baik. Pengelolaan keuangan bagi keluarga atau rumah tangga lebih rumit dibandingkan mengelola keuangan pribadi. Pengelola keuangan keluarga melibatkan Suami, Istri, dan anak-anak. Jika pengelolaan keuangan rumah tangga ini berjalan dengan baik, maka tujuan yang ingin dicapai keluarga dapat berjalan dengan lancar. Sebaliknya, salah kelola, maka bersiaplah mengalami masalah keuangan dan tertundanya agenda yang direncanakan.

 

Suami ataupun istri dalam keluarga dapat bertugas mengatur pengeluaran, mulai dari dana operasional hingga cicilan, uang sekolah anak, liburan, bantuan sosial atau agama, hingga jajanan si kecil.   'Bendahara' ini didorong untuk lebih kreatif dan hati-hati dalam hal ini, karena keberlangsungan keuangan tergantung dari pintarnya mengatur uang. Berikut jurus smart mengelola keuangan rumah tangga yang bisa ditiru:

1. Pahami penghasilan dan pengeluaran bulanan

Pertama, Anda harus mengetahui pendapatan Anda dan pasangan tiap bulannya? Jumlahkan dengan benar. kemudian, hitung juga berapa pengeluaran rutin termasuk biaya listrik, pulsa, air, belanja bulanan dan tagihan termasuk juga cicilan rumah, kendaraan atau kartu kredit. Anda akan mengetahui kisaran pengeluaran rumah tangga tiap bulannya. Pastikan pengeluaran Anda tidak lebih besar dari pemasukan. Kalau iya, Anda perlu beri perhatian lebih terhadap hal ini dan harus segera diatasi.

2. Pangkas pengeluaran rutin bulanan yang tidak penting

Berdasarkan informasi penghasilan dan pengeluaran bulanan yang telah Anda susun sebelumnya, cek anggaran mana yang dibutuhkan, dan anggaran mana yang harusnya dipotong. Jangan sampai terlalu pelit atau terlalu hemat tetapi harus serealistis mungkin. Misalnya, biaya untuk jalan-jalan setiap minggunya dalam sebulan, dapat disesuaikan menjadi sekali dalam sebulan atau bahkan dihilangkan dengan melihat kondisi resiko Virus Covid-19 saat ini. Pemotongan anggaran ini dapat Anda arahkan untuk investasi atau menabung, bahkan dapat Anda gunakan untuk kebutuhan menjaga kesehatan.

3. Bayar Kewajiban

Anda perlu segera membayar kewajiban. Misalnya bayar uang sekolah anak, kartu kredit, cicilan mobil, cicilan rumah dan lain-lain. Setelah Anda menyelesaikan kewajiban, maka pengelolaan uang untuk operasional dan kebutuhan sehari-hari akan lebih mudah. Disamping penundaan kewajiban akan membawa konsekuensi tersendiri seperti denda atau bunga sehingga kewajiban yang harus Anda bayarkan akan menjadi lebih besar.

 

4. Tetap Menabung

Pastikan selalu menyisihkan sejumlah uang untuk tabungan dan investasi. Tabungan ini nantinya dapat Anda gunakan sebagai dana darurat, sementara investasi bisa dijadikan tabungan masa depan. Anda juga dapat berupaya konsisten dalam jumlah yang ditabung setiap bulan, sehingga Anda punya perkiraan tersendiri. Ditengah wabah Covid-19 memang hal ini sulit untuk dilakukan, akan tetapi Anda tetap dapat berupaya untuk menabung, karena kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.

5. Penghasilan Tambahan saat pandemi atau bekerja dari rumah

Wabah Covid-19 memang sedikit banyak membawa dampak dalam kehidupan, tidak terkecuali keuangan. Bersyukurlah apabila kita masih dapat menabung atau investasi. Sebaliknya, kita juga memerlukan penghasilan tambahan saat pandemi ini berlangsung. Online store dapat menjadi alternatif yang paling memungkinkan saat ini mengingat pembatasan sosial berskala besar di beberapa wilayah yang diberlakukan pemerintah. Anda dapat menjual produk yang dapat Anda hasilkan sendiri atau menjadi reseller dari toko online yang lain (dropship). Cara ini dimungkinkan untuk menambah pundi-pundi rupiah Anda sambil bekerja dari rumah.

6. Atur Pola Hidup

Kesehatan mutlak harus Anda jaga ditengah wabah Covid-19 saat ini. Atur pola hidup sehat, walaupun aktifitas hanya dapat dilakukan di rumah, Anda tetap harus menjaga kesehatan. Perbanyak olah raga, makan asupan makanan yang bergizi, dan meminum suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh. Pengaturan pola hidup sehat ini juga membutuhkan alokasi dana tersendiri. Anda perlu pertimbangkan untuk memberi alokasi dana yang dibutuhkan untuk hal ini, karena bagaimanapun kesehatan yang paling utama.

7. Punya Asuransi

Anda juga harus menyisihkan uang  untuk membeli premi asuransi. Terutama jika Anda sudah memiliki anak. Asuransi ini akan meminimalisir setiap risiko yang mungkin terjadi dan dialihkan ke pihak asuransi. Jadi, apa pun yang terjadi, kita harus tetap smart dan keuangan keluarga  tetap aman. Percayalah, wabah Covid-19 ini pasti akan segera berlalu, semuanya tetap sehat, dan pengelolaan keuangan yang telah Anda lakukan dapat terus berjalan.

 

Penulis

Rohmad Fuad Armansyah, SE., M.Si.

Dosen STIE Perbanas Surabaya

 

The Leading Business and Banking School



Dapatkan Informasi Disini