DES
17

Gandeng Alumni Untuk Perbaikan Kurikulum

Sabtu, 17 Desember 2016     Dilihat: 679

Demi meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas lulusan, perlu adanya perbaikan kurikulum yang diterapkan oleh masing-masing perguruan tinggi. Hal ini dimaksudkan agar mata kuliah yang disampaikan kepada para mahasiswa sejalan dengan kebutuhan dunia kerja. Untuk itu, program studi Sarjana Akuntansi STIE Perbanas Surabaya menggelar Temu Alumni dan Diskusi Kurikulum pada Sabtu, 17 Desember 2016. Bertempat di Kampus 2, Jalan Wonorejo Utara 16, Rungkut Surabaya, kegiatan ini diikuti puluhan alumni Sarjana Akuntansi dari berbagai angkatan.

Pembantu Ketua I Bidang Akademik, Dr. Emanuel Kristijadi, MM., dalam sambutannya mengatakan pertemuan alumni merupakan momen yang sangat membanggakan. “Saya berharap para alumni yang hadir ini dapat memberikan kritikan maupun masukan guna perbaikan kurikulum, khususnya di Sarjana Akuntansi sehingga masa tunggu para lulusannya nanti tidak lama,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, prodi Sarjana Akuntansi ini ternyata lambat laun mulai menunjukkan wawasan global selaras visi dan misinya. Terbukti, salah satu lulusan telah bekerja di Malaysia. ”Predikat baik yang sudah dibangun ini perlu ditingkatkan sehingga kurikulum yang akan dirancang perlu kesiapan dalam menonjolkan kemampuan bersifat individual atau softskill yang dibutuhkan para pengguna lulusan,” imbuhnya.

Sementara dalam bincang santai terkait perbaikan kurikulum, alumni Sarjana Akuntansi, Rosalia memberikan masukan agar STIE Perbanas Surabaya meniadakan kelas mata kuliah bahasa inggris, tetapi saat perkuliahan berlangsung menggunakan pengantar dalam bahasa Inggris. ”Selain menerima materi perkuliahan yang sudah mumpuni, mahasiswa nantinya secara tidak langsung akan terbiasa menggunakan bahasa Inggris karena dalam pembelajaran sudah diterapkan berulang kali,” jelas alumni yang bekerja di Schlumberger Bandar Utama, Malaysia.

Ketua Program Studi Sarjana Akuntansi, Dr. Luciana Spica Almalia, M.Si., menanggapi bahwa saat ini sudah ada kelas khusus yang menggunakan pengantar dalam bahasa Inggris, yaitu kelas Z. Akan tetapi, kondisi saat ini memang masih belum maksimal sehingga beliau akan mengubah sistem agar peminat kelas tersebut semakin meningkat. “Saran ini sangat bagus untuk diterapkan, sesuai visi global kami hal itu menjadi salah satu upaya terobosan cepat dalam peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi para mahasiswa,” jelasnya.

Harapannya, kegiatan Temu Alumni dapat membangun jejaring alumni terdahulu dan para fresh graduate. ”Ke depan, acara ini dapat dijadikan agenda rutin sehingga institusi pencetak lulusan ini tahu terkait hal-hal yang dibutuhkan para pengguna kerja terhadap lulusan STIE Perbanas Surabaya,” pungkasnya. (Eko)

 

The Leading Business and Banking School



Dapatkan Informasi Disini