Home arrow Campus arrow Kunjungan arrow PELATIHAN SIMULASI TRADING SAHAM
PELATIHAN SIMULASI TRADING SAHAM Print E-mail
Monday, 19 March 2012
Image
saat pelatihan simulasi trading saham
Laboratorium Pasar Modal yang dimiliki STIE Perbanas ternyata dapat menarik minat siswa-siswa SMA yang ingin berlatih bermain saham di pasar modal. Hal ini terbukti dari kunjungan yang dilakukan oleh anak-anak dari SMAN 1 Manyar, Gresik pada hari Selasa, 31 Januari 2012.
Beberapa tahun yang lalu, SMAN 1 Manyar ini sudah pernah berkunjung ke STIE Perbanas, dan dirasa pada saat  itu banyak sekali keuntungan yang diperoleh selain materi yang telah diajarkan di sekolah. Dan pada kesempatan kali ini mereka berkunjung kembali ke STIE Perbanas atas permintaan mereka sendiri. Biasanya yang mengikuti pelatihan itu anak-anak dari kelas XI IPS, namun pada waktu itu yang mengikuti pelatihan adalah anak-anak dari kelas XII IPA sebanyak 19 orang. Acara yang berlangsung di ruang C301 itu dimulai jam 08.30 WIB sampai dengan jam 12.00 WIB. Dalam pelatihan ini, narasumber banyak memberikan materi tentang perdagangan saham di Indonesia. Adapun yang memberikan materi pada saat itu adalah Ibu Sri Lestari didampingi oleh Listia. Ia memberikan pengetahuan tentang pengaruh ekonomi dari top-down atau bootom-up. Analisis ekonomi dapat mempengaruhi pergerakan harga saham perusahaan-perusahaan di Indonesia. Setelah analisis ekonomi, kemudian dilanjutkan ke analisis industri dan yang terakhir adalah analisis perusahaan. Selain itu, para siswa juga diperkenalkan grafik-grafik dalam transaksi perdagangan saham, dimana kita bisa menentukan posisi jual dan posisi beli.
Setelah para siswa diajarkan materi, mereka kemudian diperkenalkan kepada perdagangan saham secara simulasi, yakni menggunakan software Indostock dan IDX Virtual Trading. Software ini sering dipakai para pemula untuk belajar trading agar lebih menguasai tentang perdagangan saham di pasar  bursa.
Satu hari sebelumnya tim dari STIE Perbanas telah membuat dulu account untuk digunakan dalam simulasi di IDX tersebut, sehingga para siswa tidak perlu membuat account lagi sebelum trading dimulai. Namun dari pelatihan tersebut dirasa masih terlalu pendek waktunya, sehingga para siswa masih belum sepenuhnya menguasai tentang trading saham tersebut. Dibutuhkan waktu minimal seminggu untuk bisa menguasai perdagangan saham di bursa melalui IDX Virtual Trading tersebut.
Hampir semua siswa sangat antusias untuk mengikuti pelatihan tersebut. Pembentukan karakter yang bagus sudah terbentuk dari bangku sekolah, sehingga suasana antusias dan tenang bisa dirasakan di ruangan itu. Untuk bisa bermain secara real, mereka diarahkan ke reksadana dimana dalam reksadana ini, biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar dan juga risikonya juga kecil karena dalam perdagangan saham itu menganut paham high risk, high return. Namun jika sudah mahir, mereka bisa mencoba sendiri untuk bermain real di pasar bursa.
“Pelatihan ini sangat bagus bagi anak-anak SMA, karena selain materi tentang saham yang diajarkan di sekolah mereka juga dapat mengetahui bagaimana bermain trading  saham secara real. Jadi tidak hanya terpaku pada materi saja, namun sejak SMA mereka sudah mengenal aplikasinya. Dan secara tidak langsung dapat digunakan untuk usaha sampingan atau bisa juga untuk berwirausaha, seperti menjadi broker atau pialang saham, membuka klinik konsultasi investasi saham dan masih banyak lagi dimana kesemua itu mempunyai risiko yang tinggi sehingga tidak semua orang bisa melakukan itu”, tutur Ibu Sri Lestari. (onf/Th).